Tampilkan postingan dengan label jadi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jadi. Tampilkan semua postingan

PASTI kini jadi pilihan masyarakat

. Sabtu, 15 Maret 2014
0 komentar

Harakahdaily

Rizal Tahir, 18 Sep 2012

(Ustaz Mohamad Mustafa menyampaikan piala kepada wakil Pasti Selangor sebagai juara keseluruhan.)

PENGKALAN CHEPA: Permintaan masyarakat bukan Islam terhadap pendidikan pra sekolah Pusat Asuhan Tunas-Tunas Islam (Pasti), begitu membanggakan kerana penekanan pendidikan akhlaknya.

Ketua Pengarah Jabatan Pasti Malaysia, Haji Hassan Haji Ahmad, berkata, pelbagai kaum di negara ini sama ada India, China malah yang beragama kristian juga turut berminat menghantar anak-anak mereka di Pasti.

Beliau berkata demikian ketika ditemui selepas majlis penutup Alam Ria Pasti Malaysia 2012, di Pusat Tarbiah Islamiah Kelantan (Putik), di sini semalam.

Menurutnya, lebih membanggakan beberapa orang masyarakat bukan Islam khususnya di Perak memohon Pasti khas dibuka untuk mereka.

“Mereka memerlukan pendidikan akhlak, mereka yakin pendidikan akhlak yang kita didik telah mempengaruhi kanak-kanak khususnya bila memasuki tahun satu.

“Inilah kejayaan kita, kerana itu mereka meminta kelas Pasti khas untuk mereka, tanpa mengajar hafazan sebaliknya menekan akhlak dan adab-adab sopan yang lain,”ujarnya.

Terdahulu ketika berucap pada majlis itu beliau memberitahu pelbagai pembaharuan akan dipertingkatkan dari semasa ke semasa bagi menjayakan hasrat pendidikan Pasti menjadi pilihan nombor satu masyarakat Malaysia.

Katanya, antara lain penubuhan Nurul Quran tahun hadapan sebagai kaedah terbaru belajar al-Quran selain qiraati atau iqra’.

“Buku ini telah dicetak untuk digunakan tahun hadapan,”ujarnya.

Kelantan tahun ini diberi peluang menjadi tuan rumah Alam Ria Pasti peringkat Malaysia.

Sementara itu, Pasti Negeri Selangor muncul johan keseluruhan sempena alam ria itu.

Selangor dipilih sebagai juara memandangkan beberapa acara pertandingan lain telah menduduki tempat kedua dan ketiga selain johan dalam pertandingan deklamasi puisi pelajar perempuan.
Read More..

Mau Punya Banyak Nyawa Jadi Rockstar aja

. Kamis, 06 Februari 2014
0 komentar
Mungkin terlalu berlebihan menyebut seorang rockstar - atau juga rocker - punya banyak nyawa seperti kucing. Namun pengalaman bintang rock di bawah ini membuat kita geleng-geleng kepala, seolah mereka memang dilahirkan untuk jadi mahluk imortal. Siapa sajakah?

 

Steven Tyler - Aerosmith
Vokalis Aerosmith ini mengaku menenggak sejumlah pil tidur Lunesta (dengan tujuan mabuk, bukan ingin tidur) menjelang show di South Dakota, Amerika, di pertengahan 2009.

Steven Tyler terjatuh di atas panggung, menyebabkan cedera parah di kepala, bahu retak, dan tentu, reputasi buruk. Satu pelajaran penting dari ayah Liv Tyler ini: pil tidur dan panggung bukan perpaduan bagus.

tahun 2011, Steven jatuh di kamar mandi hotel, membuat sebelah matanya lebam karena memar, serta satu giginya patah.


Slipknot
Band metal satu ini memang agak aneh. Dalam konser-konsernya, mereka sering menyiapkan properti berbahaya, seperti api dan bahan-bahan mudah terbakar. Padahal, dalam setiap aksinya, personel Slipknot selalu tampil atraktif.

Bisa ditebak akibatnya, bergantian, satu-persatu personel mengalami kecelakaan panggung. Termasuk luka bakar tingkat tiga gara-gara saling membakar, serta patah kaki karena melompat sejauh dua meter.

Dua dari sembilan personel Slipknot, dirahasiakan yang mana, pernah mengalami cedera serius karena tabrakan saat ber-headbanging.


Brent Hinds - Mastodon
Setelah tampil di MTV Video Music Awards tahun 2007, gitaris band Mastodon ini membenturkan kepala ke lantai beton. Apa pasal tindakan gila itu? Mabuk.

Brent Hinds butuh waktu cukup lama untuk memulihkan kondisinya. Dia menghabiskan waktu tak sebentar di rumah sakit. Untungnya, dia bisa bergabung dengan Mastodon kembali untuk album keren CRACK THE SKY (2009).



James Hetfield - Metallica
8 Agustus 1992, Metallica sedang menggelar show di Montreal, Kanada. Tak sengaja, James Hetfield salah menapak. Dia terjatuh dari semacam menara api buatan setinggi 12 kaki.

Dia menderita sejumlah luka bakar tingkat tiga di tubuh bagian kiri, termasuk tangan, lengan, alis, wajah dan rambut. 17 hari kemudian, James sudah kembali berdiri di atas panggung, meski tanpa gitarnya.

Belakangan, dia menggambar tato di tubuhnya untuk mengingat peristiwa itu.


Till Lindemann - Rammstein
Vokalis band Jerman, Rammstein ini seharusnya resmi dapat lisensi penghargaan soal membakar diri. Tak main-main, dia suka sekali menyalakan api... di dirinya sendiri.

Lindemann sudah pernah membakar telinga, rambut dan lengan. Biasanya rekan-rekan bandnya mengatakan kecelakaan itu hanya manipulasi untuk menambah seru show, tetapi siapa yang tahu?

Sang vokalis sendiri tak tampak terganggu. Christoph Schneider (drum) pernah berkata, "Biarkan saja dia terbakar, dia suka rasa sakitnya."


Krist Novoselic - Nirvana
Di Hollywood, tahun 1993 saat MTV Video Music Awards, bassist Nirvana Krist Novoselic harus menyelesaikan show dengan kepala berdarah-darah. Dia baru saja melemparkan gitar bas-nya ke udara.

Dan gitar itu jatuh mengenai kepalanya.


Ian Brown - The Stone Roses
Tahun 2008, pendiri band veteran The Stone Roses ini harus meninggalkan panggung di tengah show untuk mendapatkan 10 jahitan lebih. Ian Brown jatuh dari panggung setelah didorong seseorang tak dikenal. Aneh sekali.
 
 
sumber
Read More..

Lee Min Hu Patut Pencen Jadi Pengadil

. Kamis, 19 Desember 2013
0 komentar
Lee Min Hu Patut Pencen Jadi Pengadil


Entah apa punya bodoh punya pengadil la dalam perlawanan separuh akhir Thailand menentang Malaysia di Bangkok malam tadi.
Pemain pertahanan, Mohd Fadhli Mohd Shas diperintah keluar padang selepas menerima kad kuning kedua.
Tindakan itu telah menjejaskan moral para pemain.
Ini bukan soal tak mahu terima kekalahan atau apa-apa, tapi kita sebagai kumpulan masyarakat yang waras susah semestinya akan menerima keputusan buang padang itu jika ia bersifat adil.
Ini tidak…orang lain main kasar, orang lain pulak yang dikenakan tindakan.
Apakah pengadil dari Korea Selatan, Lee Min Hu tak boleh bertanya dan mendapatkan pandangan penjaga garisan terlebih dahulu sebelum membuat keputusan yang drastik.
Dengar kata dia adalah seorang bekas guru sekolah, kalau benar, maka mungkin dia patut kembali ke sekolah dan mengajar di mana dia tidak perlu membuat keputusan memberikan sebarang kad kepada sesiapa selain kad keputusan peperiksaan.
Lee Min Hu Patut Pencen Jadi Pengadil
Cara Terbaik Lepas Geram Pada Pengadil:
Read More..