Tampilkan postingan dengan label ke. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ke. Tampilkan semua postingan

Benarkah ada monster di danau Windermere Foto makhluk yang dianggap sebagai Bownessie muncul ke publik

. Minggu, 01 Juni 2014
0 komentar
Dalam hari ini juhanasblog.blogspot.com akan menyajikan artikel tentang Benarkah ada monster di danau Windermere? Foto makhluk yang dianggap sebagai Bownessie muncul ke publik. Semoga dengan posting Benarkah ada monster di danau Windermere? Foto makhluk yang dianggap sebagai Bownessie muncul ke publik akan menambah pengetahuan bagi anda pembaca setia juhanasblog.blogspot.com


Legenda Bownessie kembali muncul ke permukaan seiring dengan didapatkannya foto yang menunjukkan sebuah objek dengan empat punuk di danau Windermer.


Danau Windermere adalah danau alam terbesar di Inggris yang terletak di kota Bowness. Ia memiliki panjang 16 kilometer dengan lebar 1,5 kilometer. Kedalamannya adalah 66 meter. Mencari seekor monster pada danau sedalam itu memang bukan tugas yang mudah.

Namun, Tom Pickles, 24 tahun, seorang lulusan IT, berhasil mendapatkan foto yang mungkin menunjukkan makhluk misterius itu. Ia mengatakan kalau makhluk itu berukuran kira-kira sepanjang tiga mobil dideretkan.

"Sangat mengerikan sehingga kami memutuskan untuk segera kembali ke pantai." Katanya.

"Awalnya kami mengira kalau itu adalah seekor anjing. Namun kami melihat makhluk itu jauh lebih besar dan bergerak dengan sangat cepat, sekitar 16 km/jam. Setiap punuknya bergerak diiringi riakan air."

Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, penampakan Tom tercatat sebagai penampakan kedelapan makhluk yang disebut Bownessie ini.

Tom mengaku menyaksikan makhluk itu selama 20 detik. Saat itu kondisi danau sedikit berkabut. Ia menambahkan: "Saya bisa melihat kalau makhluk itu memiliki tubuh yang besar karena bayangannya."

"Kulitnya seperti anjing laut, tetapi bentuknya sangat tidak normal - yang pasti tidak seperti hewan manapun yang pernah kulihat sebelumnya."
Teman Tom yang saat itu bersamanya, Sarah Harrington, 23 tahun, berkata: "Bagi saya, makhluk itu terlihat seperti ular yang sangat besar. Ia membuat kami ketakutan."

"Aku hanya melihatnya untuk beberapa detik, namun yang ada di pikiranku adalah bagaimana kami bisa keluar dari danau itu secepatnya."

Tom dan Sarah adalah pasangan yang bekerja pada CapGemini, sebuah perusahaan IT di Shrewsbery. Mereka sedang berperahu di danau ketika melihat makhluk itu.

Foto yang diambil Tom sesuai dengan deskripsi penampakan tahun 2006 yang dilaporkan oleh jurnalis bernama Steve Burnip.

Steve mengaku senang karena akhirnya ada yang bisa mengkonfirmasi penampakannya. Katanya: "Saya tahu apa yang saya lihat dan itu sangat mengejutkan. Makhluk itu memang memiliki empat punuk. Apa yang saya lihat lima tahun yang lalu dengan makhluk di dalam foto ini memang sangat mirip."

Saksi lain yang pernah menyaksikan monster itu adalah pemilik hotel di Windermere, Thomas Noblett. Ia sedang berenang di danau itu ketika mengalami sesuatu yang aneh.

Thomas mengingat kembali kejadian waktu itu:

"Tiba-tiba aku merasakan ada sesuatu yang menyentuh kakiku, rasanya seperti ikan yang besar. Lalu aku terangkat oleh ombak setinggi 3 meter. Aku benar-benar tidak mengerti apa yang sedang terjadi."

Di lain waktu, sekelompok tim pemburu monster sedang menjelajahi danau itu dengan peralatan sonar. Kemudian, mereka menemukan riak air sepanjang 14 meter, namun tidak bisa menemukan apapun pada layar sonar.

Lalu, pada tahun 2010, seorang kru televisi juga melihat dan merekam riak air misterius di danau itu. Tetapi tidak ada yang bisa memastikan apakah riak itu disebabkan oleh Bownessie atau bukan.


Seorang fotografer bernama Linden Adams, 35 tahun, juga pernah memotret objek gelap di dalam air. Adams sedang berjalan-jalan di tepi danau bersama istrinya ketika ia melihat objek gelap itu. Ia memperkirakan objek itu memiliki panjang sekitar 15 meter.

Jadi, foto yang didapat Tom Pickles adalah foto terbaru makhluk misterius itu. Menurut banyak orang, foto Tom adalah foto Bownessie yang terbaik yang pernah didapatkan.

Ketika dimintai pendapatnya, ahli fotografi dari Lancaster, David Farnell, mengatakan bahwa ia tidak bisa menyatakan dengan pasti kalau foto ini adalah sebuah hoax. Ia mengatakan kalau foto ini adalah foto Bownessie dengan kualitas terbaik yang pernah ia lihat.

Namun, ia juga mengekspresikan sedikit keraguan.

"Foto itu tidak terlihat seperti foto yang nyata karena diambil menggunakan ponsel. Ukuran filenya terlalu kecil sehingga sulit untuk menentukan apakah foto itu telah direkayasa atau tidak."

Paling tidak foto yang didapat Tom telah membangkitkan gairah para pemburu monster untuk kembali menjelajahi danau Windermer.

Namun, banyak juga yang skeptis. Misalnya
Dr.Ian Winfield, seorang ahli ekologi dari Universitas Lancaster. Menurutnya hewan dengan ukuran tiga mobil tidak akan bisa bertahan di danau Windermere.

"Ada kemungkinan kalau yang dilihat hanyalah seekor ikan lele besar dari Eropa Timur dan orang-orang telah salah menilai ukurannya."

Nigel Wilkinson, direktur Windermere Lake Cruises, juga setuju. Ia mengatakan kalau perusahaannya telah melayani turis-turis yang ingin menjelajahi danau Windermer selama lebih dari 100 tahun dan mereka belum pernah melihat ada satu hal pun yang aneh di danau itu.

"Kami telah mengangkut 1,3 juta orang - itu sama dengan 2,6 juta bola mata - dan tidak ada satupun dari mereka yang pernah menyinggung mengenai Bownessie."

Pernyataan ini cukup menarik karena umumnya perusahaan yang bergerak dalam bidang pariwisata akan senang dengan publisitas seperti ini.

Ellis Butcher dari dewan pariwisata Cumbria mengatakan sesuatu yang senada dengan Mr.Wilkinson. Namun ia menanggapinya dengan sedikit lebih positif.

"Kenyataannya Windermere dan Bowness adalah tujuan wisata yang sangat populer dan kami tidak butuh tipu muslihat untuk menarik kunjungan wisatawan."

"Namun, ketika musim wisata sudah dimulai pada tahun ini, saya kira, industri pariwisata kita tidak akan dirugikan oleh berita semacam ini."

sumber :

Dapatkan berita terupdate dan unik setiap saat hanya di juhanasblog.blogspot.com
Homepage|http://juhanasblog.blogspot.com

Read More..

Aneh tapi benar Peluru yang sampai ke target setelah bertahun tahun di sasarkan

. Sabtu, 01 Februari 2014
0 komentar

21 Dis 2012
http://anehdidunia.com

Henry Ziegland mengira dia pintar menghindar. Tahun 1883, dia putus dengan teman wanitanya, yang kemudian sangat stress dan bunuh diri. Abang teman wanita nya sangat marah kemudian mendatangi Ziegland dan menembaknya.

Setelah yakin dia sudah membunuh Ziegland, dia mengarahkan pistol ke dirinya sendiri dan bunuh diri. Tetappi sebenarnya, Ziegland hanya tergores sedikit di wajah dan pelurunya tersasar  dan tertembak di pokok. Tentu saja Ziegland merasa sangat beruntung.

Bertahun-tahun kemudian dia memutuskan untuk menebang pokok itu, dengan peluru yang masih terpahat di situ. Kerana merasa pokok itu susah ditebang dia memutuskan untuk meledakkannya dengan memakai dinamit, Sial sekali ledakannya membuat peluru itu mengenai kepalanya, dan dia mati seketika.
anehdidunia.com/
Read More..

Peti Mati Berlayar 8 Tahun Ke Kampung Halaman

. Rabu, 27 November 2013
0 komentar

- Coghlan menunjukkan kecerdasannya ketika di bangku sekolah dan berhasil melanjutkan pelajaran hingga tamat. Tetapi hasrat terbesarnya untuk menjadi pemain film telah menjadikan orang tua Coghlan menentangnya habis-habisan. Bapaknya yang menentang keras keinginan anaknya itu memberikan dua pilihan kepada Coghlan, lupakan cerita tentang menjadi bintang film atau jangan menjejakkan kaki lagi di rumah mereka. Coghlan memilih untuk meneruskan cita-citanya, meninggalkan rumah dan berjanji tidak akan kembali ke Pulau Prince Edward lagi.
Coghlan ternyata membuat pilihan tepat karena menjadi pemain film yang berhasil, dengan setiap aksinya yang selalu mendapat pujian dari penonton. Penampilan pertamanya adalah di London pada tahun 1860, dan menjadi aktor utama di Prince of Waless. Ia pergi ke Amerika pada tahun 1876, di mana ia selanjutnya menghabiskan sisa hidupnya, pertama kalinya ia bermain untuk perusahaan Augustin Daly dan kemudian untuk perusahaan saham Union Square, selama jangka panjang The celebrate Case.

Dia juga sempat bermain dengan saudara perempuannya, Rose Coghlan, dan turut mendukung film-film Lillie Langtry dan Minnie Maddern Fiske, dan pada tahun 1898 menghasilkan sebuah film versi Alexander Dumas Kean, berjudul The Royal Box, yang mana telah berhasil menjadikannya seorang bintang besar selama tahun-tahun terakhir dalam karirnya.Rose adiknya juga menjadi seorang aktris. Putrinya Gertrude Coghlan (1 Februari 1876 - 11 September 1952) adalah juga seorang aktris, dan putranya, Charles Jr adalah seorang aktor.

Suatu hari, Coghlan mengunjungi seorang peramal gipsy dan wanita gipsy itu memberitahu sesuatu yang membuat Coghlan mengingatnya seumur hidupnya. Dia berkata: “Charles, anda akan menjadi terkenal tetapi akan menemui maut semasa di puncak ketenaran anda. Roh anda tidak akan tenang sehingga anda dikembalikan ke tanah kelahiran anda.”

Coghlan amat terganggu dan juga kagum dengan ramalan itu, dan kerap mengulangi pernyataan peramal itu kepada rekannya dalam setiap percakapan tetapi kebanyakan dari teman-temannya menganggapnya hanya sebuah takhayul.

Pertanda awal ramalan itu menjadi kenyataan apabila pada 27 November 1898, Coghlan meninggal dunia secara tiba-tiba di atas pentas ketika memerankankan Hamlet di Galveston, Texas. Ketika itu, akting Coghlan mendapat pujian hebat dari para kritisi teater dan memang benar, dia meninggal dunia pada puncak kemasyhurannya.
Minggu berikutnya, Coghlan dikebumikan di tanah perkuburan Galveston. Dua tahun kemudian, sebuah topan dahsyat melanda Galveston dan menelan korban 6,000 jiwa serta memusnahkan tanah perkuburan tempat Coghlan disemadikan.

Pagi berikutnya, pihak berwenang mendapati beberapa peti mati dihanyutkan oleh topan itu ke laut dan salah satu peti mati itu terdapat mayat Coghlan. Begitu keluarga Coghlan mendengar kabar mengenai tragedi yang menimpa Coghlan , mereka menawarkan ganjaran yang lumayan besar kepada siapa saja yang berhasil menemukan peti mati itu, tetapi tiada satu orang pun yang melaporkan berhasil menemukan peti mati tersebut.
Pada Oktober 1908, kira-kira delapan tahun selepas topan yang melanda Galveston, beberapa nelayan di Charlottetown Pulau Prince Edward menemukan sebuah peti mati besar terapung dipukul ombak ke pantai kepulauan itu. Berdasarkan kepingan perak yang melekat pada peti mati itu, tak dapat disangsikan peti mati itu adalah peti mati Charles Coghlan yang telah hilang sekian lama.

Peti mati itu melakukan perjalanan beribu-ribu kilometer dari tanah perkuburan Galveston hingga akhirnya tiba di tanah kelahiran Coghlan, seperti yang diramalkan peramal gipsy 10 tahun sebelum kejadian itu. Sehingga kini cerita ini kekal sebagai misteri dan menjadi salah satu kisah nyata yang aneh dalam sejarah.

sumber: http://woamu.blogspot.com/2010/07/peti-mati-berlayar-8-tahun-ke-kampung.html
Read More..